BOLEHNYA MINUM SAMBIL BERDIRI

URAIAN TENTANG BOLEHNYA MINUM SAMBIL BERDIRI DAN URAIAN
BAHWA YANG TERSEMPURNA DAN TERMULIA IALAH MINUM SAMBIL DUDUK

Dalam bab ini termasuklah di dalamnya Hadis Kabasyah yang lalu - lihat Hadis no. 761.

764. Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma, katanya: "Saya memberikan minuman
kepada Nabi s.a.w. dari air zamzam, beliau minum sambil berdiri." (Muttafaq 'alaih)

765. Dari Annazzal bin Sabrah r.a., katanya: "Ali r.a. datang di pintu Rahabah -
halaman sesuatu masjid - lalu ia minum sambil berdiri dan ia berkata: "Sesungguhnya saya
pernah melihat Rasulullah s.a.w. melakukan sebagaimana yang engkau semua melihat saya
melakukan ini - yakni minum sambil berdiri." (Riwayat Bukhari)

766. Dari Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma, katanya: "Kita semua dahulu di zaman
Rasulullah s.a.w. pernah makan sambil berjalan dan minum sambil berdiri."

Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih.

767. Dari 'Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari neneknya lelaki r.a., katanya: "Saya
melihat Rasulullah s.a.w. minum sambil berdiri dan duduk."

Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih.

768. Dari Anas r.a. dari Nabi s.a.w. bahwasanya beliau s.a.w. melarang kalau
seseorang itu minum sambil berdiri.

Qatadah berkata: "Lalu kita bertanya kepada Anas: "Kalau makan, bagaimanakah?"
Anas menjawab: "Yang sedemikian itu -yakni yang makan sambil berdiri - adalah lebih buruk
atau lebih jelek." (Riwayat Muslim)

Dalam riwayat Imam Muslim yang lain disebutkan bahwa Nabi s.a.w. melarang
minum sambil berdiri.

769. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasuiullah s.a.w. bersabda:

"Janganlah sekali-kali seseorang dari engkau semua itu minum sambil berdiri, maka
barangsiapa yang lupa, maka hendaklah memuntahkannya." (Riwayat Muslim)


Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih